PERENCANAAN TAMAN
Dalam mewujudkan taman, perencanaan yang baik akan membawa hasil yag memuaskan dan pelaksanaan pekerjaan dapat diselesaikan dengan terkontrol.
Tahap perencanaan terdiri dari:
- Survey/inventarisasi
Survey atau inventarisasi merupakan langkah yang paling awal dalam proses perencanaan agar mendapatkan kumpulan informasi yang lengkap berkaitan dengan taman yang akan dibuat. Data yang harus diinventarisasikan adalah:
a. Ukuran/luas
b. Apa yang ada di atas permukaan tanah
c. Apa yang ada di bawah permukaan tanah
d. Kondisi tanah (contour, jenis tanah, subur/tandus)
e. Iklim
f. Pemandangan/view
g. Kondisi internal owner ( kegemaran, keinginan, kebutuhan dan budget)
- Analisa
Dengan data yang diperoleh, kita dapat memikirkan mengenai potensi yang dapat dikembangkan atau bila ada masalah, bagaimana cara penanggulangannya. Selanjutnya, kita dapat membuat rencana sesuai dengan tuntutan owner (kebutuhan, keinginan serta budget yang tersedia)
- Konsep
Pada langkah ini kita dapat mengembangkan ide berdasarkan hasil analisa di atas kertas. Beberapa alternatif perlu dibuat untuk penilaian kembali konsep mana yang paling optimal dan memungkinkan dibuat.
- Desain/perencanaan
Langkah terakhir proses pembuatan taman adalah pengembangan alternatif terpilih. Pemilihan elemen tanaman dan elemen kerasnya secara tepat. Dalam menggambarkan perencanaan harus diperhatikan ukuran dan skala yang benar didalam meletakkan elemen-elemen tersebut.
- Rencana Anggaran Biaya
Untuk memudahkan penghitungan sebuah taman maka ada beberapa pedoman seperti tersebut dibawah ini:
a. Penghitungan pembersihan lapangan dengan luas (m2)
b. Penghitungan urugan tanah dengan m3
c. Penghitungan volume rumput dengan luasnya (m2)
d. Penghitungan pohon dan perdu secara satuan
e. Penghitungan semak dan penutup tanah per/m2 dengan patokan dari jarak tanam tanaman
Jumat, 15 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Wow....teteap n terus menulis !!!! Wish u all dbest deh !
BalasHapusThank you...Mudah2an gak malezzz lg buat nulis
BalasHapus